Ragam Budaya Dan Kebudayaan Suku Baduy Dalam Kajian Antropologi
SUPRIYADI
Salam Sehat Dan Sukses Selalu Buat Kita Semua !.
Antropologi adalah ilmu yang mempelajari manusia dan kebudayaan secara menyeluruh di satu pihak manusia adalah pencipta kebudayaan, di pihak lain kebudayaan yang “menciptakan” manusia sesuai dengan lingkungannya dengan demikian terjalin hubungan timbal balik yang sangat erat dan padu antara manusia dan kebudayaan,antropologi budaya juga mempelajari tentang berbagai kebudayaan pada bangsa di muka bumi mempelajari bagaimana manusia berkebudayaan dan mengembangkan kebudayaannya sepanjang zaman dengan seiring perkembangan dari zaman ke zaman kebudayaan adalah keseluruhan sistem gagasan, tindakan, dan hasil karya manusia dalam kehidupan masyarakat yang diperoleh dengan cara belajar ,dikutip dari buku antropologi tentang Keragaman Budaya, Kebudayaan berfungsi sebagai berikut:
- Suatu hubungan pedoman antar manusia atau kelompok.
- Wadah untuk menyakurkan perasaan-perasaan dan kehidupan lainnya.
- Pembimbing kehidupan manusia.
- Pembeda antar manusia dan binatang.
Secara umum, budaya atau kebudayaan merupakan cara hidup yang berkembang dan dimiliki oleh bersama serta diwariskan dari generasi ke generasi sebagai berikut" seperti adat 'ngunduh mantu' yang ada di Jawa yang akan dilaksanakan ketika seseorang menikah, Manfaat keberagaman budaya bagi suatu bangsa selanjutnya adalah mempererat persaudaraan antar masyarakat dengan Ikatan persaudaraan dan bisa tumbuh apabila masyarakat saling menghormati dan saling menghargai satu sama lain dalam Artian tidak ada orang yang merasa budayanya jauh lebih baik dibanding budaya daerah lainnya, adapun unsur unsur terbagi menjadi tujuh bagian yang terdiri dari :
- Sistem peralatan hidup.
- Mata pencaharian.
- Sistem kemasyarakatan.
- Bahasa.
- Kesenian.
- Sistem pengetahuan.
- Religi.
- Rumah Adat.
- Upacara Adat.
- Pakaian Adat Tradisional.
- Tarian Adat Tradisional.
- Alat Musik dan Lagu Tradisional.
- Senjata Tradisional.
- Makanan Khas.
- Difusi budaya dapat memiliki berbagai macam bentuk. berdasarkan subjeknya, berikut bentuk-bentuk difusi.
- Difusi intramasyarakat adalah jenis difusi yang mana penyebaran kebudayaan antarindividu atau kelompok dalam masyarakat yang dipengaruhi beberapa faktor.
- Difusi antarmasyarakat ialah difusi unsur kebudayaan dari satu masyarakat ke masyarakat yang lain atau sederhananya di luar dari masyarakat tersebut.
Suku Baduy Dalam merupakan suku asli Sunda Banten yang masih menjaga tradisi anti modernisasi, baik cara berpakaian maupun pola hidup lainnya,Suku Baduy Rawayan tinggal di kawasan cagar budaya pegunungan kendeng seluas 5.101,85 H, suku Baduy berasal dari suku sunda asli dan telah ada sejak 5 abad lalu mereka menetapkan satu wilayah keramat yang disebut "Tanah Kanekes" dan menamai dirinya sebagai "Orang Kajeroan" yang artinya Baduy Dalam, nama Baduy dipercaya berasal dari sebuah sungai di sana yang bernama Cibaduy. Lalu, ada pula yang menyebutkan bahwa kata Baduy berasal dari kata Baduyut, karena tempat tinggal mereka banyak ditumbuhi pohon baduyut,bahasa Baduy atau bahasa Sunda dialek Badui adalah nama yang diberikan bagi sebuah bahasa dalam rumpun bahasa Austronesia yang umumnya dituturkan oleh suku Baduy ,dalam menjalankan kehidupannya masyarakat Baduy luar atau dalam, masih berjalan tanpa alas kaki, tidak menggunakan transportasi, bahkan masyarakatnya tidak boleh meninggalkan Baduy lebih dari tujuh hari untuk memenuhi kehidupannya suku Baduy bercocok tanam ,dan hal lainnya salah satunya rumah masyarakat Baduy yang unik karena dari pembangunan rumah yang dibangun dengan mengikuti kontur tanah karena hal ini berkaitan dengan aturan adat yang mengharuskan setiap masyarakat yang ingin membangun rumah tidak merusak alam sekitar demi membangun suatu bangunan.
Adapun hal lain yang unik dalam budaya Baduy salah satunya tentang pernikahan,seorang anak harus menerima calon pasangan yang sudah ditentukan orang tua. Anak tidak boleh menentukan sendiri calon pendamping hidupnya,karena mereka percaya bahwa jodoh merupakan takdir dari leluhur. Usia calon pengantinnya pun masih sangat muda, yaitu 14 sampai 17 tahun bagi laki-laki dan 13 atau 14 tahun bagi perempuan, Sistem hukum perkawinan pada masyarakat adat Baduy yaitu perkawinan Monogami yang artinya seorang laki- laki Baduy tidak boleh beristri lebih dari seorang dan perkawinan poligami merupakan suatu hal yang tabu.
Demikian pemahaman ragam budaya dan kebudayaan Suku Baduy ini, kami tulis dan sampaikan sebagai bahan pembelajaran dan evaluasi selaku,"Mahasiswa Makultas Hukum Universitas Mpu Tantular Jakarta ," dan apabila ada tulisan kata yang salah serta uraian yang kurang berkenan mohon kiranya diarahkan untuk perbaikan terima kasih.
Menambah pengetahuan .. Tks # gk kuat liat foto kebersamaan .. podcast abadi namanya.
BalasHapusMksh Bu Dosen 🙏
BalasHapus